Nasib Evergrande makin buruk. Pengadilan China menerima perkara likuidasi kebangkrutan anak usahanya, sementara bosnya kini dibui seumur hidup.
Emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma dan Grup Salim, PT Bangun Kosambi Tbk (CBDK) bakal melakukan pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp250 miliar.
Meta dituduh prioritaskan keuntungan di atas keselamatan pengguna, terutama anak-anak. Para penggugat menuntut perubahan besar pada Facebook dan Instagram.